Resolusi Pemasyarakatan, Cara Lapas Pati Sosialisasikan Penjara Jadi Tempat Pembinaan

oleh -0 views

Pati – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pati mengadakan resolusi pemasyarakatan, Kamis (27/2/2020). Tujuannya adalah untuk merubah stigma masyarakat, yang semula memandang lapas sebagai penjara, berubah menjadi pola pembinaan.

Kalapas Pati Usman mengatakan, stigma masyarakat selama ini memang masih menganggap bahwa lapas adalah tempat yang sangar, untuk membuat efek jera bagi para nara pidana (Napi).

“Tetapi sekarang kami ubah menjadi tidak hanya membuat jera saja. Tapi ada upaya pembinaan kepada warga binaan kami di dalam,” jelasnya.

Ia menjelaskan, di dalam lapas para warga binaan tidak hanya dikurung layaknya penjara, tetapi ada pembinaan khusus, seperti membuat ketrampilan dan peningkatan potenai diri. Bahkan, di dalam lapas itu juga ada pembinaan yang sifatnya rohaniyah.

“Pokoknya sekarang kami ubah, penjara ini kami titik beratkan kepada pelayanan untuk membina para narapidana ini,” tegasnya.

Ia oun mengklaim, pola pembinaan itu sebetulnya sudah dilakukan sejak lama. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan adanya warga binaan yang membuat berbagai macam kerajinan. Tidak hanya itu, kerajinan tersebut juga sudah ada yang dipasarkan. Seperti membuat keset dari kain perca dan membuat ornamen dari stik es krim.

Kemudian dalam pembinaan rohani, bagi warga binaan yang beragama islam juga dilatih untuk membaca Alquran. Sementara bagi umat kristen, disediakan tempat ibadah beripa gereja yang berada di komplek lapas.

Sumber murinews.com https://www.murianews.com/2020/02/27/183393/resolusi-pemasyarakatan-cara-lapas-pati-sosialisasikan-penjara-jadi-tempat-pembinaan.html

Baca Juga:  Kabupaten Demak Terbaik dalam Operasi Rokok Illegal, Kata Bea Cukai Semarang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *