Sel. Agu 3rd, 2021

Perjuangan Tim Pemakaman Corona Harus Jalan Ratusan Meter di Lereng Muria

Jepara – Perjuangan relawan pemakaman COVID-19 Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, ini patut diacungi jempol. Relawan harus berjalan ratusan meter dengan kondisi jalan ekstrem untuk sampai di makam yang lokasinya di lereng Gunung Muria.

Perjuangan relawan pemakaman tersebut seperti dalam video berdurasi sekitar 2 menit yang beredar. Pada video memperlihatkan belasan relawan menggotong jenazah dari permukiman warga menuju makam yang lokasinya berada di lereng Gunung Muria.

Tampak relawan mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap berjalan membawa peti jenazah. Suasana gelap saat malam hari menambah perjuangan mereka. Belum lagi kondisi jalan setapak yang sempit dan menanjak.

Anggota tim pemakaman COVID-19 BPBD Jepara, Zainudin, membenarkan video yang beredar adalah relawan pemakaman COVID-19 Kabupaten Jepara. Pemakaman pasien Corona itu di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Rabu (30/6) malam. Desa Tempur merupakan daerah yang berada di lereng Gunung Muria.

“Ya karena medannya yang luar biasa. Biasanya selain di Tempur tim pemakaman berjumlah 10 tapi karena Tempur adalah spesial maka tim ada 15 orang,” kata Zainudin saat dimintai konfirmasi lewat sambungan telepon, Kamis (1/7/2021).

“Dengan lokasi makam di punggung bukit dengan medan yang nanjak, jalan setapak di lereng Muria dengan jauh lebih dari 700 meter. Karena Jepara belum punya makam khusus COVID-19,” sambung dia.

Dia mengatakan sejak awal bulan Juni 2021, kasus kematian terkonfirmasi positif COVID-19 di Jepara mengalami kenaikan. Hal tersebut menurutnya karena pemakaman dengan protokol kesehatan cukup tinggi. Bahkan sehari sampai 22 pemakaman dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Awal bulan Juni angka (kematian meningkat), Juni itu di atas 15 (jenazah). Rabu (30/6) itu ada 22 pemakaman, mulai jam 00.00 sampai 24.00 WIB itu pemakaman,” ungkapnya.

Menurutnya, di BPBD Jepara ada empat tim regu dan satu regu cadangan. Setiap satu regu tim pemakaman COVID-19 terdapat 10 orang. Saat pemakaman biasanya membutuhkan waktu 1 jam.

“Tim sudah ada beberapa regu, hari ini kita setiap hari standby-kan empat regu dan satu cadangan. Satu regu ada 10 orang. Itu dari BPBD, satgas kecamatan di beberapa kecamatan libatkan beberapa personel untuk pemakaman protokol kesehatan,” ungkapnya.

“Proses pemakaman sebentar sampai selesai pemakaman sampai doa, tidak lebih dari 1 jam, maksimal 1 jam,” pungkasnya.

Sementara itu dari data sebaran COVID-19 di Jepara per Kamis 1 Juli 2021 terdapat 1.602 kasus konfirmasi aktif. Lalu ada 11.820 kasus sembuh, kasus meninggal dunia ada 749 orang. Total kasus Corona di Jepara ada sebanyak 14.171 orang.

sumber : https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-5627334/perjuangan-tim-pemakaman-corona-harus-jalan-ratusan-meter-di-lereng-muria?_ga=2.192235050.10886715.1625629646-509173892.1593586599

(Visited 3 times, 1 visits today)

Pin It on Pinterest