Penyiagaan Mobil Damkar Tiap eks-Kawedanan Pati Tertunda Covid-19

oleh -0 views

Pati – Upaya pemerintah daerah (pemda) Kabupaten Pati untuk menyiagakan mobil pemadam kebakaran (damkar) setiap eks-kawedanan, terpaksa harus ditunda. Pasalnya, konsentrasi saat ini masih dalam pencegahan penyebaran covid-19.

Kabid Damkar dan Linmas Satpol PP Pati, Mirza Nur Hidayat mengatakan, kemungkinan rencana tersebut mundur, karena konsentrasi pemkab saat ini masih untuk menangani pandemi. Namun, upaya penyiagaan semi permanen juga sudah dilakukan. Masing-masing eks-kawedanan disiagakan mobil damkar selama 14 hari.

“Pertama, di Mako Damkar untuk meng-cover eks-Kawedanan Pati. Kedua, di Juwana untuk meng-cover eks-Kawedanan Juwana sekaligus eks-Kawedanan Jakenan. Ketiga, di eks-Kawedanan Tayu dan keempat di eks-Kawedanan Kayen,” katanya, Selasa (16/6/2020).

Lebih lanjut, usai 14 hari disiagakan, kemudian mobil damkar ditarik kembali ke mako. Kecuali di eks-kawedanan Juwana. Sampai saat ini masih ada mobil damkar yang stand by.

“Rencana kami siagakan di sana sampai akhir Juni, sampai kapal-kapal yang berlabuh di Juwana kembali melaut,” terangnya.

Saat ini, Pemkab Pati memiliki delapan unit mobil damkar. Menurutnya, untuk menyiagakan di seluruh eks-Kawedanan secara permanen, setidaknya dibutuhkan penambahan tiga unit mobil damkar.

“Juga ditambah mobil suplainya, mobil tangki. Sementara ini Pemkab punya tiga mobil suplai. Satu di damkar dan dua BPBD. Mobil suplai atau tangki yang ada di BPBD fungsinya lebih banyak untuk penanganan kekeringan. Namun, dalam situasi darurat kami manfaatkan juga untuk memadamkan kebakaran,” jelasnya.

Selain penambahan unit mobil damkar, lanjutnya, dibutuhkan pula penambahan tenaga pemadam kebakaran. Setiap mobil damkar idealnya terdapat 10-12 personel yang bergantian jaga. Setiap shift dijaga tiga orang, terdiri atas satu orang driver (pengemudi), dan dua orang untuk penyemprot dan operator mesin.

Baca Juga:  Saat Banjir Akibat Tanggul Jebol, Rosida Warga Kesambi Dilarikan Ke Rumah Sakit

“Satu selang harus dipegang dua orang, kalau satu orang nggak kuat,” tutupnya.

sumber murianews.com https://www.murianews.com/2020/06/16/190129/penyiagaan-mobil-damkar-tiap-eks-kawedanan-pati-tertunda-covid-19.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.