Panic Buying Dampak Corona, Bulog Pati Siap Suplai Kebutuhan Beras

oleh -1 views

 Pati – Kepanikan masyarakat terkait penyebaran virus corona, membuat mereka bersusah payah untuk menyetok kebutuhan makanan. Bahkan ada juga yang memborong dengan jumlah banyak.

Mereka hawatir apabila kebutuhan pokok yang ada di pasaran juga tertempel virus Corona. Apalagi, virus itu mampu bertahan lama pada benda padat.

Untuk mengantisipasi itu, Kepala Bulog Subdivre II Pati Yonas Haryadi Kurniawan memastikan bahwa sampai saat ini stok kebutuhan pokok, terutama beras masih aman. Dia juga mengaku memiliki stok melimpah dan siap untuk ikut menyuplai kebutuhan pokok.

“Untuk gudang Bulog yang ada di Pati saja tercatat saat ini masih ada cadangan tujuh ribu ton beras. Sedangkan untuk seluruh wilayah kerja Bulog Sub Divre Pati bahkan mencapai 17 ribu ton. Insyaallah dengan jumlah itu cukup,” katanya, Senin (9/3/2020).

Bahkan jumlah 17 ribu ton tersebut dikatakannya akan terus bertambah. Mengingat saat ini akan memasuki panen raya di musim tanam pertama. Pihaknya juga telah menyiapkan ruang di gudang Bulog untuk mengakomodir serapan beras sesuai kualitas yang telah ditentukan.

Pada prinsipnya, lanjut Yonas, itu merupakan stok cadangan pemerintah yang dikelola dan disimpan oleh Bulog. Cadangan itu siap untuk penugasan pemerintah pusat maupun kabupaten dalam menangani bencana alam, gangguan kerawanan pangan, maupun terjadinya lonjakan harga.

“Jadi kalau memang dibutuhkan saat terjadi kekurangan maka akan segera dialokasikan,” tegasnya.

Untuk kebutuhan suplai itu, pihaknya saat ini mengaku terus berkoordinasi secara berjenjang mulai dari kakanwil hingga ke pusat. Terutama dalam mengantisipasi terjadinya panic buying pasca munculnya isu Corona saat ini.

“Kami tinggal menunggu arahan. Jika pemerintah membutuhkan kami tentu siap mengakomodirnya,” tutupnya.

sumber murianews.com https://www.murianews.com/2020/03/09/184060/panik-buying-dampak-corona-bulog-pati-siap-suplai-kebutuhan-beras.html

Baca Juga:  Hebat, Kabupaten Jepara Kantongi Investasi Rp 4,5 Trilliun, Diharapkan Mampu Serap Ribuan Tenaga Kerja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *