Pagelaran Wayang Kulit Dijadikan Media Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal

oleh -5 views
Pertunjukan wayang kulit virtual sukses digelar Dinkomifo Blora di Desa Jipang.(foto: ist)

Beritaplatk, Blora- Pagelaran wayang kulit menjadi salah satu cara dalam sosialisasi tentang Ketentuan Bidang Cukai Tembakau (DBH CHT) tahun 2021. Kegiatan ini dilakukan Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Blora bersama Kantor Bea dan Cukai Kudus, di Desa Jipang, Kecamatan Cepu, Minggu (28/11/2021).

Kepala Dinkominfo Blora Praktikto Nugroho mengatakan, pertunjukan wayang kulit di Balai Desa Jipang secara virtualitu  menerapkan protokol kesehatan Covid-19, serta membatasi jumlah penonton.

Dalang yang tampil Ki Sigit Ariyant  dari Kabupaten Rembang dengan menyajikan cerita Parikesit Winisudo. “Pagelaran ini bisa disaksikan melalui Chanel YouTube Dinkominfo Blora, LPPL Radio Gagak Rimang dan Chanel Youtube Halo Blora,” terangnya.

Pratikto Nugroho mengatakan, tujuan diselenggarakannya acara itu, yaitu melestarikan budaya wayang kulit. Selanjutnya yakni untuk mengawali rangkaian kegiatan dan acara pembuka menjelang peringatan Hari Jadi ke-272 Kabupaten Blora yang diperingati tiap 11 Desember.

“Kami dari Dinkominfo Blora bekerjasama dengan Kantor Bea dan Cukai Kudus juga menyelenggarakan sosialisasi Ketentuan Bidang Cukai Tembakau (DBH CHT) Tahun 202 melalui pagelaran wayang ini,” terangnya.

Ia berharap nanti bisa diinformasikan kepada warga masyarakat, sehingga menjadi duta pencegahan peredaran produk tembakau ilegal atau tidak bercukai asli.

Menurutnya, keikutsertaan komunitas dan pegiat seni tradisional, diharapkan dapat memperluas informasi tentang pemberantasan produk tembakau (rokok) ilegal di Blora.

“Walaupun di situasi pandemi Covid-19 tidak menyurutkan kami untuk melakukan sosialisasi demi menekan angka peredaran rokok ilegal,” tambahnya.

Pertunjukkan wayang kulit secara virtual dimulai setelah tokoh wayang dalam cerita diserahkan Kades Jipang, Ngadi, kepada Ki Dalang Sigit Ariyanto disaksikan Kepala Dinkominfo Blora.(**)

 

Baca Juga:  Miris, Rapat Paripurna DPRD Jepara Cuma Dihadiri 15 Orang. Rapat Paripurna Interpelasi Terpaksa Ditunda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *