Makamkam Jenazah COVID-19, 12 Polisi Rembang Ini Patut Jadi Teladan

oleh -1 views

Rembang – Sebanyak 12 orang personel kepolisian hari ini, Senin (8/6/2020), bakal menerima penghargaan dari Polres Rembang, Jawa Tengah. Penghargaan diberikan atas keterlibatan mereka dalam proses pemakaman jenazah positif COVID-19 maupun jenazah pasien dalam pengawasan (PDP).

Ke-12 anggota tersebut di antaranya Iptu Joko Wuryatmo (Kaur Binops Satlantas), Aiptu Purwanto (Paur Kesehatan), Aiptu Nanang Asyono (Kanit Dalmas 1), Aiptu Danang Anindito (Paurminpers 2), Bripka Moch. Ali Nursalim (Bintara Unit Satreskrim), Bripka Nawawi (Bintara Unit Satintelkam), Bripka Muji Sutrisna (Bintara Unit Satbinmas).

Kemudian, 5 orang anggota Sabhara Polres Rembang, yakni Bripda Mas Dodik N, Bripda Varrel Andhika Firnanda, Bripda Dwi Irwan Julianto, Bripda Franca Tony Adams dan Bripda Maiyuda Herma Irawan.

Kapolres Rembang, AKBP Dolly A. Primanto menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi kecepatan dan kepedulian mereka, ikut mem-back up pemakaman.

Dengan adanya uang pembinaan dan piagam penghargaan, ia berharap anggota polisi lainnya berlomba-lomba berbuat kebaikan, terutama untuk misi kemanusiaan.

“Apalagi masalah ini juga jadi atensi pimpinan, saya pribadi mengapresiasi betul, “ ungkap Kapolres dalam keterangan pers, Minggu (7/6/2020).

Ia menambahkan, meskipun sudah diperintahkan kepada anggota, khusus dalam memakamkan jenazah PDP maupun positif COVID-19, namun tidak setiap anggota langsung siap berangkat, dengan mengenakan pakaian hazmat dan alat pelindung diri (APD) lengkap. Mengingat kejadian semacam itu, tak bisa diprediksi.

“Memang sudah saya turunkan surat perintah tugas, tapi ada yang ready dan tidak. Begitu ada informasi, saya langsung kontak pak Kasat Sabhara, saya tanyakan anggota yang siap, segera pakai Hazmat, APD, jadi ini sifatnya dadakan, “ ungkapnya.

Kapolres mengingatkan, ibadahnya seorang polisi adalah ketika mampu beri perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat. Termasuk ikut memakamkan jenazah COVID-19, merupakan bagian dari ibadah.

Baca Juga:  Turunkan Level PPKM dan Capaian 70 Persen, Pemkab Rembang Gelar Vaksinasi Malam Hari

“Dasarnya pengabdian adalah ibadah. Ibadahnya polisi ya melindungi dan mengayomi masyarakat, titik. Ya itu saja mas. Saya yakin mereka ikut terlibat memakamkan jenazah, bukan karena ingin dapat penghargaan, “ pungkasnya.

sumber jateng.sindonews.com https://jateng.sindonews.com/read/61998/707/makamkam-jenazah-covid-19-12-polisi-rembang-ini-patut-jadi-teladan-1591574819

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.