Ketika Bupati Jepara Menjadi Guru di SMPN 1 Kembang, Pelajaran Apa Saja yang Diajarkan

oleh -4 views
Bupati Jepara Dian Kristiandi didapuk menjadi guru di kelas inspiratif SMPN 1 Kembang. (Foto;ist)

Beritaplatk, Jepara- Bupati Jepara Dian Kristiandi didapuk menjadi guru di kelas inspiratif SMPN 1 Kembang, Jumat (26/11/2021). Sebanyak 80 orang siswa di sekoilah setempat, berkesempatan menerima pembelajaran darinya.

Pengajarannya pun berbeda. Jika biasanya para siswa mendapatkan pembelajaran dari guru di dalam kelas, kali ini mereka belajar di halaman sekolah.

Bupati yang akrab disapa Andi ini, juga lebih banyak berdialog dengan siswa. Dia mendorong siswa untuk lebih berani tampil dan memiliki cita-cita di masa yang akan datang.

Menurut Andi, hal itu harus ditanamkan kepada siswa, agar mereka mempunyai kepercayaan diri untuk lebih maju. “Ada yang tahu tidak tugas kepala sekolah? Kalau yang tahu silakan maju ke depan,” tanya Andi.

Dari 80 orang siswa yang mengikuti kelas inspiratif, hanya satu orang anak yang mengacungkan jari, yaitu Nailun Nikmah. Dia kemudian diminta bupati untuk maju ke depan, dan menjawab pertanyaan yang disampaikan.

“Menurut saya, tugas kepala sekolah adalah mengurus, dan mengatur guru maupun siswa yang ada di sekolah,” jawab Nailun.

Mendengar jawaban Nailun, bupati kemudian melengkapi jawaban tersebut dan memberikan hadiah satu buah laptop kepada Nailun.

Sebenarnya, yang diinginkan bupati bukan benar atau tidaknya jawaban, akan tetapi lebih kepada keberianian mereka untuk maju ke depan.

“Harusnya semua tunjuk jari, walau salah. Untuk bisa tahu jawaban itu betul, harus salah dulu. Karena keberaniannya menjawab saya berikan satu buah laptop,” kata Andi disambut tepuk tangan para peserta.

Tidak hanya itu, Andi juga menanyakan kepada para siswa, apakah ada yang ingin bercita-cita menjadi guru. Dari mereka, ternyata banyak yang mengangkat tangan, dan ingin menjadi guru. Ada sekitar 12 orang anak yang mengangkat tangan dan bercita-cita menjadi guru. Mereka kemudian diminta bupati maju, dan memberikan jawaban satu persatu.

Baca Juga:  Jokowi Minta Penyederhanaan Aturan, Ganjar Segera Inventarisasi Perda

Salah satunya Fara Amelia, ingin menjadi guru karena ilmu yang didapat dapat disalurkan untuk anak-anak di masa depan. Agar mereka menjadi sukses. Kuncinya sukses dengan rajin belajar dan tidak putus asa dan berdoa.

Begitu juga Nanda, yang menganggap menjadi guru adalah profesi yang mulia. Sebab dengan menjadi guru, dapat menyalurkan ilmu dengan senang hati dan ikhlas. Selain itu, bangga dapat mengantarkan anak-anak menuju cita-cita.

Andi mengaku senang dengan para siswa tersebut. Melihat keaktifan mereka, Andi berpesan kepada guru untuk mengarahkan, membimbing mereka untuk meraih cita-citanya.

“Tentu bukan hanya menjadi seorang guru, tapi juga profesi lainnya yang ingin mereka tekuni di masa yang akan datang,” tandasnya.(**)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *