Kesulitan Vaksinasi Lansia, Alasan Kudus Tetap Berada di PPKM Level 3

oleh -20 views
Kesulitan Vaksinasi Lansia, Alasan Kudus Tetap Berada di PPKM Level 3

beritaplatk, Kudus –Dinas Kesehatan Kudus mengaku kesulitan melakukan vaksinasi bagi para warga lanjut usia (Lansia).  Tentu kondisi ini membuat Kabupaten Kudus, Jawa Tengah cukup lama bertahan di PPKM Level 3. Padahal sebelumnya pernah turun ke level 2.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Badai Ismoyo mengatakan, capaian vaksinasi bagi para lansia di Kudus saat ini baru 32 persen dari 71.098 orang. Terdapat berbagai alasan dikemukakannya tentang faktor penghambat vaksinasi lansia tersebut.

“Kami kesulitan dengan posisi minat dan kondisi lansia,” ucap Badai Ismoyo kepada wartawan pada Selasa (2/11/2021).

Menurut Badai, faktor penghambat vaksinasi lansia, yakni karena ada yang tidak kebagian. Selain itu, juga mereka tidak mempunyai akses untuk mendapatkan vaksin, sehingga tingkat lansia masih rendah. “Tiga puluh dua persen, sehingga kita bertahan di PPKM level 3,” imbuhnya.

Badai mengaku pihak Dinas Kesehatan Kudus mendapatkan 42 ribu dosis vaksin, yakni jenis Pfizer untuk saat ini. Puluhan ribu dosis tersebut ditargetkan untuk disuntikkan kepada para lansia.

“Kami tidak bisa melakukan sendiri untuk melakukan kegiatan vaksinasi, terutama dimulai pendaftaran dan seterusnya agar berkoordinasi dengan baik dan betul-betul 42 ribu dosis kepada lansia,” kata Badai.

Ia mentargetkan vaksinasi lansia di Kudus, akan mencapai 70 persen pada pertengahan November 2021 nanti. Karena itu, diharapkan Kabupaten Kudus bisa turun menjadi PPKM Level 2 dalam waktu dekat ini.

“Yang umum (capaian vaksinasi secara umum, red) sudah 60 persen. Begitu dipisahkan lansia baru 32 persen. Target dua minggu ke depan sudah 70 persen untuk lansia. Kita berharap PPKM Level 3 turun menjadi PPKM 2,” ujarnya, pada selasa (2/11/2021).(**)

Sumber: https://news.detik.com/

Baca Juga:  Cegah Covid-19, Hotel di Kudus Juga Diminta Siapkan Ruang Karantina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *