Keren, Kabupaten Rembang Sabet Anugerah IDSD Empat Kali Berturut-turut, Ini Lho Penghargaannya

oleh -4 views
Penghargaan IDSD diserahkan Plh. Sekda Provinsi Jateng, Prasetyo Ariwibowo, kepada Kepala Bappeda Kabupaten Rembang, Dwi Wahyuni Haryati, di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Komplek Gubernuran Jawa Tengah belum lama ini. (foto;ist)

Beritaplatk, Rembang- Kabupaten Rembang dinobatkan sebagai Juara III Kategori Ekosistem Inovasi dalam kegiatan Anugerah Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) tahun 2021. Penghargaan bergengsi yang diraih Kota Garam ini, merupakan kali keempat yang diraihnya.

Penghargaan diserahkan Plh. Sekda Provinsi Jateng, Prasetyo Ariwibowo, kepada Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Rembang, Dwi Wahyuni Haryati, di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Komplek Gubernuran Jawa Tengah belum lama ini.

Dwi Wahyuni mewakili Bupati Rembang, Abdul Hafidz, mengaku bersyukur atas prestasi yang diraihnya tersebut. Tingkat daya saing merupakan salah satu kriteria dalam penilaian Anugerah IDSD itu.

“Sebab hal ini untuk menentukan keberhasilan dan pencapaian sebuah tujuan di suatu wilayah dalam peningkatan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat,” kata Dwi Wahyuni.

Dwi Wahyuni mengaku bangga, sebab Kabupateh Rembang mendapatkan penghargaan IDSD tingkat provinsi Jawa Tengah tahun ini.

“Ini tahun ke-4 kita mendapatkan nomer 3 penguatan. Sebelumnya tahun 2020 mendapatkan ekosistem inovasi. Tahun 2019 mendapatkan penghargaan pada kategori enabling environmant. Sedangkan pada tahun 2018 juga sama di penguat,” paparnya.

Yuni berharap Kabupaten Rembang bisa mengubah dengan hasil yang lebih baik lagi, bersama-sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyukseskan kegiatan itu.

Ia juga menyebut ada beberapa poin yang menjadi titik berat peningkatan IDSD yang harus terus didorong oleh pemerintah daerah. Yakni, penyusunan regulasi, dukungan teknologi tepat guna, kompetensi SDM dan penguatan institusi kelembagaan.

“Penilaian IDSD terdiri dari beberapa indikator. Khususnya penguat ini dilihat dari kelembagaannya. Dilihat dari infrastrukturnya, infrastrukturnya seperti apa? Infrastruktur dari semua, bukan dari dana. Dilihat dari perekonomian daerah.”, terangnya.

Sementara itu, Gubernur Ganjar Pranowo menjelaskan, penghargaan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah provinsi terhadap kabupaten/kota maupun masyarakat yang telah berhasil melakukan inovasi kreasi.

Baca Juga:  Serikat Pekerja Blora Tolak Upah Murah 2022. Begini Kata Serikat Pekerja

Ganjar berharap temuan kreasi inovasi tersebut, menjadi ruang yang bisa menyelesiakan persoalan yang melibatkan berbagai pihak.

Apalagi menyongsong era industri 5.0, imbuh Ganjar, kreasi dan inovasi mutlak diperlukan. Tentu juga melibatkan banyak pihak.

“Memadukan berbagai kekuatan sumberdaya, termasuk teknologi informasi digital untuk menyelesaikan persoalan. Nah ternyata banyak kabupaten / Kota ini yang hebat- hebat. Bahkan tadi ada bagian masyarakat yang terlibat dan hasilnya cukup bagus dan kita kasih penghargaan, ” ungkapnya.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bappeda Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten Rembang bersama dengan 15 kabupaten dan kota mendapatkan penghargaan, karena dinilai mempunyai indeks daya saing daerah yang baik.

Selain Rembang dalam Kategori Ekosistem Inovasi, juara kedua diraih oleh Kabupaten Kendal dan disusul Kabupaten Wonogiri sebagai juara I.(**)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *