Kepala Disdik Kabupaten Pati ; Banyak Karakter Wayang yang Bisa Diidolakan Sebagai Perilaku Kehidupan

oleh -5 views
Kepala Disdik Kabupaten Pati, Winarto dan Ketua PEPADI Kabupaten Pati, Suhanto berfoto bersama para juara Lomba Dalang Anak se-Eks Karesidenan Pati.(Foto; aed)

Beritaplatk.com, Pati- Banyak contoh karakter wayang bisa diidolakan dalam perilaku kehidupan sesorang, sehingga wayang mempunyai nilai budaya yang sangat berharga.

Utamanya, adalah untuk membentuk karakter dan jati diri bangsa, maka dibutuhkan kesadaran dan kecintaan masyarakat terhadap budaya tersebut, termasuk di kalangan anak-anak.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pati, Winarto SPd Mhum, dalam sambutannnya saat peringatan Hari Wayang Dunia dan juga Hari Wayang Nasional, baru-baru ini. Acara itu digelar di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Pati.

Winarto menjelaskan, pihak UNESCO sebagai lembaga yang membawahi kebudayaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), tanggal 7 November 2003 menetapkan sebagai Hari Wayang Dunia.

”Sebab, wayang dari Indonesia adalah sebagai warisan kebudayaan mahakarya yang tak ternilai, utamanya dalam hal seni bertutur,” ujarnya.

Dengan demikian, kata Winarto, jika dalam memperingati Hari Wayang Dunia dan juga Hari Wayang Nasional ini, PEPADI Kabupaten Pati menyelenggarakan Lomba Dalang Anak dan Remaja dinilai sudah tepat.

Menurut Winarto, lomba adalah sebuah upaya yang menjadi tolok ukur serta evaluasi dan juga koreksi atas apa yang dicapai, termasuk kekurangan yang masih dimiliki oleh para peserta lomba, untuk lebih meningkatkan lagi kemampuannya.

Jika ada peserta yang belum bisa meraih juara dalam lomba, lanjut Winarto, maka upaya untuk meningkatkan kemampuannya agar terus dilakukan. Sehingga dituntut untuk terus belajar, mengingat seni pertunjukan wayang kulit, tingkat kesulitannya tentu luar biasa.

“Namun bagi anak-anak yang sudah mau belajar sejak dini, nantinya akan mampu dan mempunyai kesadaran hingga kecintaannya terhadap wayang,” terangnya seperti dikutip saminnews.

Sementara itu, untuk melestarikan dan mempertahankan warisan mahakarya kebudayaan ini, negara sudah hadir di tengah-tengahnya, sehingga negara pun  tidak tinggal diam melainkan terus mendorong perkembangan dan kemajuannya.

Baca Juga:  Empat Gua Patiayam Kudus Jadi Destinasi Wisata Baru

”Hal tersebut dibuktikan dengan disahkannya UU No 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan,”tandasnya.

Dalam acara tersebut, hadir para juara Lomba Dalang Anak dan Remaja se-Eks Karesidenan Pati yang berlangsung akhir Oktober lalu.(**)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *