Kasus Stunting Masih Tinggi, Komisi C Jepara Bakal Panggil OPD Terkait

oleh -2 views

Jepara – Komisi C DPRD Jepara berencana akan memanggil Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Pemanggilan ini terutama berkaitan dengan masih tingginya kasus stunting di Kabupaten Jepara.

Ketua Komisi C DPRD Jepara Nurhidayat menyatakan, di Jepara angka stunting yang terjadi masih mencapai 19,61 persen. Meski secara kuantitatif terjadi penurunan dalam setahun terakhir, namun kasus stunting di Jepara masih tetap tinggi. Bahkan Jepara masih menjadi salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang masuk dalam daftar prioritas penaganan stunting.

Masalah stunting berhubungan langsung dengan masalah pertumbuhan anak-anak yang berarti juga berkaitan dengan masalah generasi. Penangannya harus cepat dan integratif melibatkan semua pihak yang berkompeten dan terkait. Jika terlambat penanganannya, maka dampaknya juga akan sangat besar bagi mereka.

“Oleh sebab itu, dalam waktu dekat kami akan memanggil DKK, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan OPD terkait lainnya untuk membicarakan persoalan ini. Ini masalah penting dan krusial,” ujarnya Jum’at (28/2/2020).

Selain DKK dan OPD terkait, Komisi C juga akan meminta kelompok masyarakat dan aktifis serta pemerintah desa untuk bisa berperan aktif dalam penanggulangannya stunting ini. Bagaimana menumbuhkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya gizi bagi pertumbuhan anak, harus dilakukan secara massif.

Stunting, menurut Nurhidayat tidak hanya berkutat pada masalah pertumbuhan fisik dari anak saja. Namun juga akan menyangkut kecerdasan dan mental anak-anak. Anak-anak yang mengalami stunting sudah pasti akan mengalami tekanan mental yang akibatnya bisa fatal.

“Persoalan ini saya pikir bukan persoalan biasa. Tidak main-main ini. Apalagi kita sekarang ini juga tengah mempersiapkan generasi berkualitas dalam menyongsong persaingan global yang semakin hebat. Janganlah ada lagi stunting,” tambahnya.

Perkembangan investasi di Jepara melahirkan banyak industri dan menyerap tenaga kerja wanita di Jepara. Hal ini juga harus disikapi dengan bijak. Menjadi sesuatu yang menggembirakan jika pada akhirnya banyak tenaga kerja wanita di Jepara bisa mendapatkan pekerjaan.

Baca Juga:  Maju di Pilkada Kabupaten Semarang, Berikut Obsesi Beni Soetiawan

Namun hal itu disisi lain juga menimbulkan perubahan budaya, atau pola dalam mengasuh anak-anak. Karena para wanita sibuk bekerja, membuat persoalan asupan Gizi dan ASI dari ibu menjadi tidak terpenuhi. Masalah-masalah seperti ini juga harus bisa mendapatkan perhatian.

Sumber murianews.com https://www.murianews.com/2020/02/28/183455/kasus-stunting-masih-tinggi-komisi-c-jepara-bakal-panggil-opd-terkait.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *