Disambangi Crazy Rich Malang, Derita Mbah Trimah Menuai Simpati

oleh -11 views
Crazy Rich Malang ini foto bareng bersama Mbah Trimah yang ditelantarkan anak-anaknya di Panti Jompo Griya Lansia di Kabupaten Malang, yang kisahnya sempat viral di media sosial. (Foto: Instagram/ @shandypurnamasari)
Crazy Rich Malang ini foto bareng bersama Mbah Trimah yang ditelantarkan anak-anaknya di Panti Jompo Griya Lansia di Kabupaten Malang, yang kisahnya sempat viral di media sosial. (Foto: Instagram/ @shandypurnamasari)

Beritaplatk.com, Malang- Penderitaan Mbah Trimah yang kisahnya viral di media social, langsung menyentuh hati pasangan suami istri muda kaya raya asal Kota Malang berjuluk Crazy Rich Malang, Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari.

Crazy Rich Malang itu, menyempatkan waktu mengunjungi Panti Jompo Griya Lansia di Kecamatan Wajak, Kabupaten Kabupaten Malang. Di panti itulah, Mbah Trimah asal Magelang, Jawa Tengah sengaja dititipkan anak-anaknya. Alasannya, mereka tersita waktunya karena kesibukkannya masing-masing.

Kedatangan Juragan 99 itu, ingin menghibur Mbah Trimah yang telah ditinggalkan anak-anaknya. Mbah Trimah telah mengidap stroke sejak tahun 2020 dan sudah lama tidak dikunjungi oleh anak-anaknya. Ironisnya lagi, untuk menetap di Griya Lansia, Mbah Trimah hanya dibawakan satu tas berisikan baju oleh anak-anaknya.

“Masih banyak kok orang yang peduli dan sayang sama ibu Trimah, meskipun hari ini aku mendengar langsung cerita yang sangat mengharukan,” tulis Gilang Widya Pramana di Instagram, Senin (1/11/2021).

“Tapi ibu Trima tidak dendam dan ikhlas malah tetap sayang anak-anaknya. Love you bu Trimah, Juragan99 dan Shandy siap jadi anak ibu,” tulis postingan pria berusia 32 tahun ini.

Tak hanya itu, President Arema FC itu, juga memberikan hadiah kepada Mbah Trimah dan penghuni Griya Lansia.  Hadiah yang diberikan yakni berupa perhiasan emas kepada Mbah Trimah, serta uang tunai dan sembako untuk panti jompo itu.

Suami Shandy Purnamasari ini mengaku bahwa ia ingin berbakti kepada orang tuanya, namun kesempatan itu justru sudah tidak ada.

“Saya enggak mau nantinya dialami oleh anak-anak Bu Trimah, karena penyesalan sudah enggak ada artinya lagi,” kata Gilang dalam sebuah wawancara dengan TVOne.

Gilang juga berharap, agar anak-anak Mbah Trimah bisa kembali mendatangi ibu mereka dan berbakti.

Baca Juga:  Peringatan Hari HAM Ke 71, Kabupaten Kudus Raih Penghargaan Kabupaten Peduli HAM

“Selagi ibu masih ada, saya berharap anak-anaknya itu bisa kembali berbakti kepada Bu Trimah, semarah-marah atau secerewet apa pun,” tuturnya. (**)

Sumber: Instagram @shandypurnamasari

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *