Cerita Mantan PDP Asal Jepara saat Isolasi Diri: Rajin Minum Vitamin, Berkebun, dan Yakin Sembuh

oleh -1 views

Jepara – Setelah sebelumnya menyandang status sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP), kini Eman Pramono, warga Mulyoharjo, Jepara merasa sangat lega. Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara, secara resmi menyatakan dirinya negatif Covid-19, setelah selama hampir dua pekan menjalani observasi dan isolasi mandiri. Lalu bagaimana dirinya mengisi hari-hari saat menjalani isolasi mandiri? Begini ceritanya.

Rumah Isolasi yang digunakan oleh Eman Pramono adalah rumah pribadi yang kebetulan terletak agak terpisah dari pemukiman warga. Rumah tersebut biasa disebutnya sebagai rumah Joglo, karena memang bentuknya Joglo Jawa. Sebelumnya rumah ini menjadi tempat berkumpul dirinya dan kolega-koleganya dalam urusan bisnis atau organisasi.

Sebagai seorang pengusaha dan sekaligus fungsionaris salah satu partai, Eman Pramono memang memiliki kesibukan. Namun sejak merasakan gejala-gejala tidak menyenangkan pada tenggorokannya 11 Maret 2020 lalu, akhirnya membuat Eman Pramono harus sejenak meninggalkan kesibukannya.

”Ya sejak saya dinyatakan sebagai PDP, saya langsung memutuskan untuk tinggal sendiri mengisolasi di rumah joglo saya itu. Saya tidak ingin terjadi apa-apa pada keluarga dan masyarakat tetangga saya,” ujar Eman Pramono, Rabu (1/4/2020).

Bahkan sejak menjalani isolasi mandiri, dirinya juga berkirim kabar ke para tetangga jika dalam pekan-pekan yang dijalaninya belum bisa hadir di Musala kampungnya. Semua disampaikan secara terbuka kepada masyarakat sekitarnya, agar tidak menjadi masalah bagi masyarakat dan keluarganya tentu saja.

Selama menjalani masa isolasi mandiri, Eman Pramono mengaku tetap berusaha optimistis dan selalu gembira. Sedapat mungkin dirinya tidak mengakses berita-berita yang justru menimbulkan ketakutan pada dirinya. Televisi juga tidak ada di tempat dirinya mengisolasi diri.

Sejak kondisinya sudah sedikit membaik dirinya memutuskan untuk berkebun, untuk mengisi waktu. Sesekali berkirim kabar atau foto kondisi dirinya kepada para koleganya melalui pesan WhatsApp.

Baca Juga:  Pagelaran Wayang Kulit Dijadikan Media Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal

“Pokoknya gimana caranya saya tetap harus merasa gembira, optimistis dan yakin sembuh. Kan ini juga belum tentu covid-19. Tentu saja tidak lupa harus minum vitamin dan obat yang disarankan dokter. Itu yang saya jalani selama mengisolasi diri,” tambahnya.

Praktis selama dalam masa isolasi, kehidupannya selama 10 hari hanya berkutat pada kamar tidur, kamar mandi dan berkebun. Setiap hari dirinya juga rajin berjemur mulai jam 10.00 WIB hingga jam 10.30 WIB. Selain berkebun juga dirinya harus mencuci pakaian, peralatan makan dan minum sendiri di rumah isolasi itu.

Untuk makan dirinya disuplai oleh keluarganya dengan cara diletakan di atas meja diluar rumah. Kadang-kadang istri dan anak-anaknya juga menegok dari luar rumah, sementara dirinya berada di lantai atas rumahnya. Dari sana dirinya mencoba melepas kangen dengan keluargannya.

Setelah dinyatakan negatif, Eman Pramono menyatakan akan segera kembali berkumpul dengan keluarga besarnya. Bahkan Pramono menyatakan akan menggelar syukuran.

Ia pun berharap kisahnya ini juga bisa menginspirasi bagi semua pihak yang kebetulan tengah menjalani apa yang pernah dijalaninya sebagai PDP. Selanjutnya Eman Pramono juga menawarkan rumah Joglonya untuk bisa digunakan menjalani isolasi diri secara mandiri.

“Silahkan kalau ada yang mau menggunakan rumah joglo saya untuk menjalani isolasi mandiri. Saya persilahkan jika memang ada yang memanfaatkannya. Pokoknya mari kita lawan corona ini,” ujarnya dengan penuh semangat.

sumber murianews.com https://www.murianews.com/2020/04/01/185615/cerita-mantan-pdp-asal-jepara-saat-isolasi-diri-rajin-minum-vitamin-berkebun-dan-yakin-sembuh.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *