Bupati Pati Ajak Kades PAW Tancap Gas Genjot Cakupan Vaksinasi

oleh -1 views
Bupati Pati Haryanto saat melantik enam Kades PAW, di Pendopo Kabupaten Pati, kemarin lusa.(Foto: Humas Pemkab Pati)

Beritaplatk, Pati-  Sejumlah kepala desa (Kades) Pengganti Antar Waktu (PAW) terpilih di Kabupaten Pati, diharapkan langsung tancap gas dalam membantu Pemkab menangani Covid-19 di masing-masing desa yang dipimpinnya.

Terlebih, kini Pemkab Pati sedang gencar menggenjot cakupan vaksinasi. Penegasan itu dikatakan Bupati Pati, Haryanto, saat melantik enam Kades PAW, di Pendopo Kabupaten Pati, kemarin lusa.

“Apapun kalau kita kerjakan dengan kebersamaan, maka insya Allah kendala yang ada akan terselesaikan. Secara umum program vaksinasi sudah berjalan baik, bahkan 160 ribu vaksin AstraZeneca juga sudah selesai disuntikkan, dan Senin nanti kita akan punya vaksin yang banyak, sehingga bisa kembali menggenjot program vaksinasi”, beber Bupati Haryanto.

Tak hanya itu, Haryanto juga mengharapkan agar dalam masa jabatan Kades PAW selama enam tahun, untuk melanjutkan masa jabatan Kades terdahulu.

“Jika Kades reguler dipilih oleh seluruh warga desa yang punya hak pilih, maka Kades PAW dipilih oleh perwakilan warga”, kata Haryanto.

Kepada para Kades PAW terpilih, Haryanto juga mengucapkan selamat mengemban amanah. Ia berharap para Kades PAW dapat segera melaksanakan segala tugas dan kewajiban. Utamanya terkait pelayanan masyarakat.

Haryanto juga mendesak para Kades PAW, untuk segera menyiapkan RPJMDes dan menyusun APBDes.

“Berhati-hati lah dalam mengemban tugas. Jangan nodai kepercayaan masyarakat. Pesan saya, BLT (Bantuan Tunai Langsung, red) jangan dibagi rata, tapi harus tepat sasaran”, tegas Haryanto.

Menurut Haryanto, seorang pemimpin harus berani mengambil keputusan, sehingga BLT hanya diserahkan pada yang berhak.

Dihadapan para Kades PAW, Haryanto juga meminta agar mereka dapat bersikap baik dan berperilaku bijak, sehingga akan tercipta suasana yang kondusif di desa. “Seorang Kades harus dapat mengayomi dan melayani masyarakat tanpa membedakan latar belakangnya,” tegasnya.

Baca Juga:  Ganjar Undang Perwakilan KSPI Jateng untuk Berdialog, Apa Saja yang Dibahas Mereka?

 

Terkait usulan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Haryanto menjawab, bahwa pihaknya baru akan mengizinkan PTM jika 14 hari pasca tahun baru, Pati tetap aman dan tak ada cluster baru Covid-19.(**)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.