Bikin Geger Warga Ampel Boyolali, Anak Kobra Masuk Kamar Mengitari Kaki Warga

oleh -0 views

Boyolali –  Ular kobra sudah membikin warga Dukuh Doglo, Desa Candi Gatak, Kecamatan Ampel, Boyolali, resah. Bagaimana tidak? Belakangan ini anak ular kobra terus bermunculan di permukiman mereka. Bahkan masuk rumah dan mengutari kaki warga.

Terakhir, anak ular kobra masuk ke kamar salah satu warga Dukuh Doglo, Desa Candi Gatak, Dipa Saka Sejati, Sabtu (14/12/2019) sore. Anak kobra sebesar jempol tangan berkeliaran di kamar tidur Dipa. Bahkan, ketika  Dipa tertidur ular itu merayap mengitari kakinya.
“Waktu itu, saya sedang tertidur di kamar saya. Tiba-tiba saya merasakan ada sesuatu yang merayap mengitari kaki saya. Waktu saya bangun, saya tidak melihat apa-apa di kaki saya. Namun, saat saya menengok di tangan kiri saya sudah ada anakan ular kobra tersebut,” ujar Dipa Sakti kepada Solopos.com, Minggu (15/12/2019).

Merasa takut dan  terancam, Dipa Sakti  segera menangkap anakan ular kobra tersebut dan langsung memasukkannya ke botol air mineral. “Sepekan sebelumnya, saya juga berhasil menangkap anak ular kobra yang lebih besar ukurannya. Ular itu berhasil saya tangkap dan amankan. Pada musim peralihan ini anakan ular sudah mulai muncul, apalagi di belakang rumah saya ada jurang,” ujarnya.

Warga lainnya, Sri Endang. Awalnya warga menganggapnya biasa. Namun, anak kobra terus muncul dan tambah banyak, khususnya saat peralihan musim.

“Setiap harinya ada warga yang selalu menangkap anak kobra. Sampai sekarang warga belum mengetahui induk ular kobra tersebut. Kami belum tahu di mana sarang ular dan ini sangat meresahkan warga,” ujarnya.

Ia merasa takut saat berada di rumah sendirian tiba tiba muncul anakan ular kobra. “Saya sebenarnya takut, kalau pas di rumah sendirian tiba-tiba muncul ular. Saya berharap ada pihak pihak yang mencari induk ular kobra ini di desa kami. Induknya belum tertangkap. Warga takut. Kalau induk dibiarkan populasinya bertambah banyak,” kata dia.

Baca Juga:  Ganjar Pranowo Naikkan Status Jateng Siaga Banjir, Bencana Terus Mengintai hingga April 2022

Ia mengatakan sekitar awal tahun lalu beberapa warga menangkap seekor ular piton yang memiliki panjang empat meter. Ular itu berhasil ditangkap karena telah berhasil memangsa bebek milik warga. “Dulu pernah ada kejadian ada ular piton besar, namun sudah ditangkap warga,” kata dia. 

Sumber sigijateng.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *