Banyak Luka Tusuk dan Sayatan di Tubuh Sopir Grab Asal Kudus yang Tewas di Jepara

oleh -0 views

 Jepara – Kasus penemuan mayat di sungai SWD 2 turut Desa Bugo, Welahan Jepara atau lebih dikenal dengan Sungai Bugo masih terus ditangani oleh Polres Jepara. Identitas korban juga sudah dipastikan, yakni Tri Ardiyanto (30) warga Gondangmanis, Kudus, yang berprofesi sebagai sopir Grab.

Dari hasil pemeriksaan awal oleh dokter Puskesmas Welahan II, dr Bayu Joko Saputro disebutkan, korban mengalami sejumlah luka tusukan. Masing-masing dua titik di bagian dada kiri dan satu titik di dada kanan. Korban juga diketahui mengalami luka robek pada telinga kanan, dan sayatan di tangan kananya.

”Saat ini korban dibawa ke RSUD untuk pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Di sisi lain, Kasatreskrim Polres Jepara AKP Yosi Andi Kusuma mengatakan, sampai Kamis (6/1/2020) siang, korban masih dilakukan autopsi di RSUD Kartini Jepara. Hanya, pihaknya masih belum bisa memastikan apa motif dan siapa pelaku dari tindak kejahatan ini.

Baca Juga: 

Dugaan sementara, Tri Ardiyanto merupakan korban pembunuhan. Penemuan mayatnya memang berada di Sungai SWD 2 Desa Bugo. Namun kepastian di mana TKP pembunuhannya masih akan dicari. Pihaknya juga menyatakan masih terus mencari informasi awal untuk mengungkap kasus ini.

”Kami masih berkoordinasi dan mencari informasi ke sejumlah pihak terkait korban. Sejauh ini masih belum ada informasi apapun yang bisa kami jadikan pijakan untuk menguak kasus penemuan mayat ini. Semua masih dalam proses,” ujar AKP Yosi Andi Kusuma, Kamis (6/2/2020).

Mayat yang ditemukan oleh warga dipastikan memang Tri Ardiyanto, setelah pihak keluarga mendatangi RSUD Kartini Jepara. Istrinya, Rini Saputri datang bersama dengan anaknya, ke RSUD Kartini Jepara, dan memastikan bahwa jasad itu adalah suaminya.

Baca Juga:  Apel Siaga Bencana, Bupati Mirna Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Masa Pancaroba

Saat ditemukan, korban mengenakan kaos polo biru dengan logo FPKBRI dan celana jeans pendek. Pada tubuhnya juga ada sejumlah tato yang menjadi ciri untuk bisa dikenali. Sedangkan mobil Honda Jazz putih yang digunakan untuk bekerja sebagai sopir Grab, hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Sumber murianews https://www.murianews.com/2020/02/06/182019/banyak-luka-tusuk-dan-sayatan-di-tubuh-sopir-grab-asal-kudus-yang-tewas-di-jepara.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *