Mencicipi Lezatnya Sayur Kunci Khas Hasil Hutan Blora

oleh -2 views
Asih Paniyati memamerkan sayur kunci olahannya yang merupakan makanan unik dan khas Blora. (Foto: Firmansyah). 

 

beritaplatk, Blora – Selain kuliner ekstrim berupa ungker atau ulat daun jati, ada lagi makanan khas Kabupaten Blora Jawa Tengah yang merupakan hasil hutan. Olahan kuliner dari tumbuhan liar itu, yakni sayur kunci (Temu Kunci, red). Jenis sayuran ini tumbuh hanya 1 bulan saja, ketika memasuki musim penghujan.

Oleh masyarakat sekitar hutan Blora, tanaman kunci biasa dipanen dan dijual di pasar tradisional. Karena hampir 50% wilayah Blora adalah kawasan hutan, tak heran jika sayur ini cukup banyak tersedia dipasaran pas musimnya.

Kuliner ini bisa ditemukan di warung makan dan rumah makan, di kabupaten yang berada diperbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur ini. Salah satunya rumah makan yang berada di Jalan Sumodarsono 33, Mlangsen Blora.

Asih Paniyati (36) pemilik rumah makan sekaligus koki ini menjelaskan, bahwa kunci memiliki rasa dan aroma yang khas, sehingga diminati berbagai kalangan. Karena rasanya seperti jamu, hampir orang dewasa menyukainya. Selain itu, mampu menghangatkan badan ketika mencicipinya.

“Kunci memiliki nama latin Boesenbergia Rotunda. Merupakan jenis rempah-rempah yang banyak digunakan sebagai bumbu pada sajian kuliner di Asia Tenggara. Rimpang Temu Kunci berkhasiat mencegah  dan  menyembuhkan  maag,” ujar Asih Paniyati kepada TIMES INDONESIA, Minggu (12/12/2021).

Menurut Asih, daun dari temu kunci dipercaya sebagai penangkal racun, antibakteri, antiradang, serta antioksidan. “Tentunya berguna untuk mengobati berbagai masalah pencernaan,” kata alumni Akademi Perawat Blora ini.

Dikatakannya, kunci mengandung senyawa pinostrobin yang membantu melindungi kesehatan usus, lambung, serta organ pencernaan lainnya. Selain itu, kunci juga kerap diberikan pada anak-anak untuk merangsang nafsu makan mereka, selain  temu  lawak. Sedangkan jenis kunci yang biasa dimasak dijadikan hidangan kuliner, yakni tidak terlalu muda ataupun terlalu tua.

Baca Juga:  Bupati Blora Dukung Regenerasi Dalang Muda Bertalenta

Asih memaparkan, sayur kunci adalah makanan unik dan khas Blora. Serta menjadi makanan pengobat rindu, bagi para perantau atau yang kangen dengan orang tua mereka di rumah.

“Tergantung selera ya. Masyarakat Blora dominan suka di sayur lodeh, namun ada juga yang ditumis. Biasanya dimakan dengan nasi hangat ataupun nasi jagung,” imbuh wanita kelahiran Kabupaten Ngawi, Jatim ini.

Ibu dari Bintang dan Wulan ini menambahkan, sayur kunci juga bisa dimasak dengan tambahan variasi, mulai dari ikan laut hingga sayuran yang lain.

“Kembali lagi masalah selera ya. Kadang ada yang dibuat lodeh ditambahi Ale, Petai, rebung, terong, kacang panjang dan lainnya,” cetusnya.

Menurut Istri Eko Arifianto ini, memasak kunci itu sederhana dan mudah. Bumbunya juga standar dan mudah didapatkan.  Diantaranya bawang merah, bawang putih dan cabe hijau diiris tipis. Kemudian digongso atau digoreng lebih dulu.  Masukan ikan panggang yang telah digoreng.

Dilanjutkan sayuran kunci ditambah dengan variasi semisal ale, petai agar aromanya makin kuat dan merangsang selera makan. “Untuk lengkuas atau daun salam, mau ditambahkan atau tidak, tergantung selera. terakhir masukan gula, garam dan sedikit penyedap,” pungkasnya.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *