Kapolres Jepara: Menjaga Republik Ini tidak cukup dengan Kepolisian dan Tentara saja, Namun juga Melibatkan Media

oleh -18 views
Kapolres Jepara AKBP. Warsono, S.I.K saat mengunjungi Kantor Persatuan Wartawan Online Jepara dan disambut hangat oleh Ketua PWO Ali Achwan. (Foto: Doc PWO Jepara)

Beritaplatk, Jepara- Para wartawan diharapkan ikut serta dalam menjaga kondusifitas di Kabupaten Jepara, terutama menjelang hari Natal dan tahun baru.

Harapannya, melalui pemberitaan media dapat  untuk mengedukasi masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan dan tidak berkerumun. Pesan itu disampaikan Kapolres Jepara AKBP Warsono, S.I.K,  saat berkunjung di Kantor Persatuan Wartawan Online (PWO) Jepara belum lama ini.

Kunjungan Kapolres Jepara ini disambut hangat oleh Ketua PWO Ali Achwan, beserta pengurus lainnya. Ini merupakan kunjungan yang bersejarah. Sebab baru kali ini seorang Kapolres mengungjungi  kantor organisasi wartawan online.

Dalam kunjungannya, Kapolres Jepara AKBP Warsono didampingi Kasubag  Humas 🙏Edi Purwanto, Kasat Intel, Kanit Lantas.

“Walaupun saat ini sudah level 1, bisa jadi untuk tahun baru nanti pemerintah menerapkan level 3 untuk antisipasi lonjakan covid 19,” ujar AKBP. Warsono.

Kapolres Warsono mengaku, untuk menjaga republik ini tidak cukup dengan kepolisian dan tentara saja.

“ Kita butuh media, tokoh agama, tokoh masyarakat dan lainnya untuk sama-sama saling  mengedukasi masyarakat,” ujarnya.

Karena itu, ia  berharap hubungan  antara Polres Jepara dan wartawan di Jepara, selalu terjalin baik dan  bersinergi untuk menjaga kondusifitas.

Sementara itu, Ketua PWO Jepara Ali Achwan, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kapolres beserta jajarannya, karena telah menyempatkan  waktunya untuk silaturahim di kantor PWO Jepara.

“Insya Allah dalam menjelang hari natal dan tahun baru ini anggota kami siap mengedukasi masyarakat untuk tidak berkerumun sesuai dengan instruksi pemerintah, karena itu semua juga demi kebaikan bersama dan tanggung jawab bersama,” imbuhnya.(**)

Baca Juga:  Polres Kudus Ungkap Dua Kasus Pencabulan Di Awal Tahun 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *