Meski Korban Sempat Berdarah darah, Perundungan Fisik di MTs Pati Berakhir Damai

oleh -1 views
Baik dari madrasah maupun dari kedua belah pihak, kata Lasno, bersepakat berdamai dan diselesaikan secara kekeluargaan. (Foto: Ist)

Beritaplatk, Pati- Tindakan perundungan fisik yang dialami siswa di MTs Mathali’ul Falah di Desa Karangrejo, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, langsung direaksi cepat oleh pimpinan madrasah setempat.

Baik korban dan pelaku dipanggil pimpinan madrasah, serta dimediasi untuk menyelesaikan masalah tersebut pada Jumat ((5/11/2021) lalu.

 

“Sudah ada mediasi antara pelaku dengan korban yang diwakili oleh ibunya. Kedua pihak telah bersepakat untuk berdamai diselesaikan secara kekeluargaan,” ucap Lasno, perwakilan pihak MTs Mathali,ul Falah saat dikonfirmasi wartawan, Senin (8/11/2021).

Lasno menyebutkan, pelaku berjumlah empat anak yang semuanya telah dipanggilnya. Selain itu, mediasi kekerasan fisik sesama siswa Mathali’ul Falah, juga disaksikan dari pihak pemerintah desa setempat, kemudian, dari unsur TNI-Polri.

 

“Pelaku empat anak dari kelas VII ada 2 orang dan kelas IX juga ada 2 orang. Sementara korban masih duduk di bangku kelas VIII,” ucapnya.

 

Baik dari madrasah maupun dari kedua belah pihak, kata Lasno, bersepakat berdamai dan diselesaikan secara kekeluargaan. Kesepakatan damai dtuangkan dengan menandatangani surat pernyataan. Sebab, mereka masih usia anak-anak.

Lasno menerangkan, isi surat pernyataan tersebut yaitu pihak keluarga tidak menuntut dalam tingkat peradilan dan diselesaikan secara kekeluargaan.

“Pihak korban meminta untuk biaya berobat secara medis ditanggung sampai sembuh ditanggung oleh pihak madrasah dan pelaku sepenuhnya,” bunyi surat pernyataan tersebut.

Lasno menambahkan, adapun biaya medis yang ditanggung oleh pelaku yakni sebesar 2,4 juta diberikan kepada pihak korban. “Sedangkan, dari pihak sekolah membantu biaya kontrol medis sang korban hingga sembuh,” terang Lasno.

 

Sebelumnya diinformasikan, seorang siswa MTs Mathali’ul Falah di Kecamatan Pucakwangi, MMY (13) mengalami korban kekerasan yang dilakukan oleh sesama siswa.

Baca Juga:  Kecewa Karena Kalah, Mantan Kades Cabuti Pal Listrik

Kekerasan yang diterimanya itu, akibatnya ia mengalami pendarahan kepala bagian belakang. Kejadian tersebut terjadi 24 Oktober 2021. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *