Kecewa Karena Kalah, Mantan Kades Cabuti Pal Listrik

oleh -10 views
Puluhan tiang PJU yang berdiri di Desa Guwo, Kecamatan Tlogowungu, Pati dicabuti. (Foto: Istimewa)
Puluhan tiang PJU yang berdiri di Desa Guwo, Kecamatan Tlogowungu, Pati dicabuti. (Foto: Istimewa)

Beritaplatk.com, PATI – Diduga kecewa karena tidak menjabat lagi sebagai kepala desa, puluhan tiang (Pal, red) Penerangan Jalan Umum (PJU) yang berdiri di Desa Guwo, Kecamatan Tlogowungu, Pati dicabuti.

Pencabutan itu diduga dilakukan oleh orang-orang suruhan mantan kepala desa setempat, Sulhan. Dari total 125 pal PJU yang dipasang, 30 diantaranya telah dicabut. Pemasangan itu dilakukan oleh Sulhan, saat ia mencalonkan diri sebagai Kades setempat pada periode keduanya, yakni di tahun 2014 lalu.

Menurut Mintono, salah satu warga RT 2/RW 2 Desa Guwo mengatakan, setidaknya terdapat 12 pal yang berada dilingkup RW 2.

“Waktu itu pal diberikan, di RW kami mungkin sekitar 12. Waktu itu belum ada jaringan listriknya. Masyarakat senang karena dikasih pal, akhirnya Pak Sulhan terpilih sebagai Kades. Kemudian masyarakat secara bergotong-royong menghidupkan jaringan listriknya,” ujar Mintono kepada wartawan.

Meskipun dahulu pemasangan pal itu merupakan janji politik dari Sulhan, kata Mintono, namun semestinya pihak yang bersangkutan tidak perlu mencabut pal-pal tersebut saat tidak lagi menjabat sebagai Kades.

“Sebab selain masyarakat menikmati, Pak Sulhan juga menikmati ketika terpilih, karena desa punya tanah bengkok 12 hektare. Saya harap bisa dipasang lagi,” harap dia.

Secara terpisah, Kepala Desa Guwo Sutaji mengaku, baru mendapat laporan terkait adanya pencabutan puluhan pal tersebut pada Selasa lalu.

Ia pun menyikapi adanya hal tersebut dengan mengutus dua orang perangkat yang masih berkerabat dengan Sulhan. Hal itu tujuannya untuk melakukan mediasi dan meredam suasana.

Sebelumnya pihaknya juga sudah mempersiapkan forum musyawarah desa untuk membahas hal itu, yakni agar tidak terjadi pencabutan pal penerangan. Bahkan, pihak desa sudah mengundang  RT, RW, BPD, LPMD dan tokoh masyarakat.

Baca Juga:  Kakek Asal Sukodono Ditemukan Tak Bernyawa di Pantai Teluk Awur Jepara

“Misalnya dana yang dikeluarkan Pak Sulhan untuk memasang pal ada berapa, akan kami ganti dari sebagian dana desa. Karena sekarang pal sudah dicabut, maka rembug desanya adalah bagaimana supaya desa kami terang kembali,” ujarnya yang dikonfirmasi wartawan.

Sutaji juga menyesalkan adanya kejadian tersebut lantaran pihak mantan kepala desa tidak melakukan pemberitahuan terlebih dahulu kepada pihak RT, RW, maupun desa sebelum melakukan pencabutan pal.

Sementara pada Rabu (27/10/ 2021) malam. Pihak desa telah melakukan musyawarah di balai desa setempat.

Hadir pada musyawarah tersebut, yakni Kapolsek Tlogowungu Iptu Rumain beserta anggota.

“Hasil dari musyawarah itu, nantinya saat pelelangan bondo desa, akan digunakan untuk membeli pal-pal listrik yang baru. Langkah itu diambil untuk mengantisipasi kemungkinan timbulnya dampak permasalahan yang lebih luas,” terang Kasi Humas Polres Pati Iptu Sukarno.(**)

Sumber: wartaphoto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.